Pagi itu digerbang kampus sepada motor yang biasa ku tumpangi berpapasan denganku. Seorang wanita dengan rambut panjang terurai duduk dibelakang sambil memberikan senyum kemenangan kepadaku. Wajahnya cantik di bibirnya tersemat lipstik berwarna merah maroon sungguh menggoda.
Pantas saja laki-laki yang terbiasa dengan dandanan simpleku berpaling ke dirinya.
Beruntung aku berjalan bersama temanku, dirangkulnya tubuhku yang mendadak tak bertulang melihat kejadian itu. Sungguh suasana sejuk dari pepohonan disekitarku berubah menjadi ruangan spa. Nafasku tersengal-sengal diikuti hujan dari pelupuk mataku.
Dia wanita yang menggantikan posisiku adalah teman tidurku di kosan, temanku berbagi makanan, teman susah senangku dikosan, temanku berbagi cerita tentang pacarku, kini semua berubah semenjak kejadian itu.
Kejadian dimana saat aku meminta pacarku untuk menjemputnya di stasiun sepulang ia dari kampung halamannya. Aku tak pernah melihat tingkah mencurigakan dari mereka berdua. Sampai akhirnya wanita itu memutuskan untuk pindah kos tak jauh dari kosanku, dengan alasan biaya kos ditempatku melambung tinggi.
Nyatanya itu hanya alibi agar hubungan mereka tak terbaca olehku. Aku benar-benar kagum dengan caranya, dia peluk erat aku agar pisau yang ia tusuk jadi lebih dalam. Terimakasih telah kau tunjukan siapa sebenarnya laki - laki yang selama ini selalu aku banggakan. Semoga kalian berdua berbahagia dengan keputusan ini.
~aku yang akan tetap menganggapmu sahabat terbaikku-
Mantap .. keren2 put, lanjutkan ..
BalasHapusTerimakasih neng oky
BalasHapus